Cara Mengambil BANDWIDTH Warnet Tanpa Software

Selamat Malam Pemirsa Malam ini Admin Selaku Penulis Akan Membagikan Artikel Cara Mengambil BANDWIDTH Warnet Tanpa Software. menggunakan gpedit.msc. Ok langsung aja di TKP :D
Sebenernya cara ini adalah cara yang digunakan untuk mempercepat kecepatan ineternet kita pada windows XP.
 Inti nya adalah windows XP tersetting secara default akan mengambil 20% dari kecepatan akses internet kita yang 100%.
Sebenar nya, ada beberapa software juga yang dapat kita gunakan untuk membatasi pemakaian bandwidth pada tiap komputer client, tapi cara ini belum dapat menjamin 100% bandwidth komputer client di warnet terbagi secara adil.
Nah, cara yang akan saya gunakan adalah dengan cara mensetting % penggunaan bandwidth client yang di setting melalui windows itu sendiri.

Lihat Cara Mengambil BANDWIDTH Warnet Tanpa Software dibawah ini
Cara nya adalah sebagai berikut:

  • Klik start ==> run
  • Lalu ketikan "gpedit.msc" (tanpa tanda Petik), Kemudian setelah itu keluar kotak “Group Policy
  • Di “ Computer Configuration “, Pilih “Administrative Templates
  • Lalu pilih "Network"
  • Klik pada "QoS Packet Scheduler "
  • Setelah itu Pilih Pada "Limit reservable Bandwidth"
  • Pilih dari "Not Configured" menjadi Enable
  • Setelah itu Pada tabel bawah pada tulisan “ Bandwidth Limit % “ Ubah Dari “20” Menjadi “80 atau 20”, Lalu “Apply” , “ OK “. setting ini tergantung dari jumlah komputer, jika kita mau setting setiap komputer dapet bandwith 10% maka kita tinggal masukan angka 90%, bila setiap komputer ingin kita set dapat 20% maka tinggal kita masukan angka 80%. semoga membantu.

Cara Membuat CD/DVD Bootable Windows

cd bootableBagaimana cara Membuat CD/DVD Bootable Windows? Setelah mengcopy semua file-file instalasi windows dan dibakar di CD kemudian digunakan untuk install ulang, ternyata CD Room tidak membaca isi CD R sehingga proses instalasi gagal. Mengapa demikian? Jawabannya karena file-file windows yang dicopy tadi tidak disetting untuk dijadikan bootable windows sehingga ketika proses install dilakukan CD Room menganggapnya sebagai CD biasa dan memang bukan bootable windows.
Untuk membuat CD/DVD bootable windows, entah Windows XP/Vista/7 ada 2 langkah yang dilalui yaitu membuat file-file installer windows sebagai ISO file dan tahap berikutnya adalah membakar file ISO menjadi CD/DVD Bootable Windows. Ikuti langkah-langkah berikut;
  1. Siapkan software pembuat ISO file. Dalam contoh ini saya menggunakan Free ISO Creator
  2. Siapkan software untuk membakar ISO file menjadi Bootable CD/DVD Windows. Dalam contoh ini saya menggunakan software InfraRecorder
  3. Setelah download kedua software tersebut, silahkan install. Kedua software ini adalah FREE
  4. Siapkan file-file installer windows misalnya yang anda download atau yang sudah ada dalam komputer anda sebelumnya.
  5. Dalam contoh ini saya menggunakan Windows XP SP-3
Panduan Lengkap Membuat CD/DVD Bootable Windows
Bagian #1 Membuat ISO file:
  1. Jalankan Free ISO Creator untuk melakukan tugas membuat ISO file dan folder.
  2. Klik [Add Folder] dan masukkan semua folder instalasi windows
  3. Setelah semua folder tercopy, kini saatnya klik [Add Files] untuk menambahkan file-file yang masih tersisa. Hasilnya seperti gambar di bawah ini;free iso creator
  4. Selanjutnya silahkan klik [Save ISO as…] beri nama file ISO anda dan simpan di tempat yang mudah ingat. Jangan lupa memberi ekstensi “.iso” dibelakang nama file yang akan anda simpan. Lihat gambar di bawah ini;
  5. Langkah terakhir dari proses ini adalah klik [Convert] untuk mengkonversi file
  6. Tunggu sampai proses convert selesai dan lihat hasilnya, seperti gambar di bawah ini;iso file
  7. Sampai di sisni file ISO telah siap
Bagian #2 Membakar ISO file Menjadi CD/DVD Bootable Windows:
  1. Jalankan InfraRecorder yang telah anda install dan tampilannya akan seperti berikut; infrarecorder
  2. Masukkan CD/DVD Blank pada DVD/CD-Rom.
  3. Klik tombol [Write Image] seperti yang kelihatan dari gambar di atas, kemudian cari file iso windows yang baru saja anda buat diatas.
  4. Jika telah menemukannya klik pada file iso tersebut lalu tekan tombol [Open]
  5. Pada jendela berikut, silahkan atur sesuai selera anda. Jika menggunakan pengaturan default, langsung saja klik [OK] dan silahkan minum the sambil makan kue hingga prosesnya selesai.
  6. Setelah selesa, Bootable CD/DVD Windows sekarang dapat digunakan sebagai bootable untuk menginstall OS windows.
Selamat mencoba..
Sumber: agussale.com

Tutorial & Cara Menginstall Linux Menggunakan Flashdisk


Selamat Malam semua kali ini saya kan membagikan Artikel tentang Tutorial & Cara Menginstall Linux Menggunakan Flashdisk
Linux


UNeetbootin
UnetBootin adalah aplikasi open source yang berfungsi membuat bootable Live USB untuk berbagai distribusi Linux. Sehingga kita bisa menjalankan linux langsung dari USB Flashdisk untuk melakukan pemasangan Distro Linux ke Komputer/Netbook yang tidak terpasang Drive Optic CD/DVD, kelebihan lainnya adalah kita bisa mencoba Distro Linux tanpa memerlukan hardisk dan tidak mengganggu sistem atau data yang ada di hardisk.

Aplikasi ini bisa dijalankan di Windows 2000/XP/Vista atau linux.

Selain itu, kita juga bisa menambahkan berbagai plugins lainnya. Selengkapnya tentang cara penambahan plugins, bisa dibaca di http://unetbootin.wiki.sourceforge.net/useplugin

Cara Penggunaan
UNetBootin, menyediakan fitur untuk langsung download Linux dari internet atau menggunakan file ISO (CD Image) yang sebelumnya sudah kita unduh. Flashdisk diperlukan berukuran 1 GB atau lebih besar dan menggunakan format file system FAT32. Untuk Sistem Operasi Windows Aplikasi ini tidak perlu di install, tetapi bisa langsung dijalankan saja.

Sebelum Anda mempraktekkan tulisan saya ini ada beberapa yang harus di persiapkan terlebih dulu diantaranya:
  1. Flashdisk 2 GB atau lebih besar lebih baik.
  2. ISO/CD distro Linux BlankOn yang harus Anda Unduh terlebih dulu bagi yang belum memiliknya (tidak harus BlankOn bisa juga distro lainnya).
  3. Unetbootin yang bisa Anda Unduh di situs resminya berikut ini:http://unetbootin.sourceforge.net/

Pertama Format Flashdisk Anda dengan jenis FAT32, jika Anda memakai Flashdisk yang sudah ada isinya, silakan backup dulu isinya ke hardisk atau ke media simpan lainnya dengan cara Salin-Tempel.

Format Flashdisk Anda
Klik dua kali file unetbootin-windows-568.exe telah Anda Unduh sebelumnya, atau Anda juga bisa melakukannya dengan cara Klik Kanan File unetbootin-windows-568.exe ->Open (hasilnya sama saja)

Tidak beberapa lama akan keluar tampilan Unetbootin, karena kita akan membuat Live USB dengan menggunakan ISO Distro Linux yang sudah kita Unduh sebelumnya klik saja menu yang ada tititk disebelah kanan “Diskimage” jangan lupa perhatikan juga bagian “Type” pastikan disitu sudah benar pilih “USB Drive” begitupun pada bagian “Drive” Anda harus benar-benar diperhatikan jangan sampai salah pada Flashdisk lainnya yang terpasang pada komputer (jika hanya 1 Flashdik yang terpasang gak bakalan salah), saya sarankan lebih baik jika ada beberapa Flashdisk yang terpasang silakan dilepas saja.

Lakukan pencarian pada folder kita meletakkan File ISO Distro Linux yang telah kita miliki, setelah ketemu klik “Open” jika keluar tampilan seperti saat pertama kita menjalankan Unetbootin klik saja “Ok”

Tidak beberapa lama kemudian akan tampil halaman proses Ekstrak ISO Distro Linux tersebut ke dalam Flashdisk yang kita miliki, lama proses yang dibutuhkan tergantung dari spesifikasi komputer yang kita miliki.


Akhirnya Proses pembuatan Live USB pada Flashdisk selesai juga, Jika Anda ingin melanjutkan pekerjaan dengan menggunakan OS yang sekarang Anda pakai silakan klik “Exit” tapi kalau Anda sudah tidak sabar untuk mencoba Live USB Flashdisk yang kita buat tadi silakan klik “Reboot Now” maka secara otomatis Komputer akan restart.
 


Agar bisa menjalankan Live USB Flashdisk yang kita buat tadi silakan Setting BIOS Anda dengan USB FDD sebagai urutan pertama (tidak mutlak USB FDD, tergantung jenis Motherboard dan BIOS yang Anda pakai).
 

 
Dalam praktek pembuatan Artikel ini saya memakai Komputer dengan sepesifikasi sebagai berikut:
  • Motherboard: LGA (soket 775)
  • Processor: Dual Core E5300
  • RAM Memori: 2x512 MB (DDR2)
  • Flasdisk: 4 GB (merk rahasia)
  • OS: Windows XP SP3 bajakan (milik costumer)
  • Untuk mengambil gambar tangkapan layar saya menggunakan tombol Printscreen dan saya paste ke dalam GIMP for Windows selanjutnya saya Simpan sebagai PNG.
 
Sedangkan untuk melakukan posting saya memakai Distro Linux BlankOn, dengan beberapa aplikasi yang sudah terpasang secara otomatis, misalnya, untuk Edit Gambar saya menggunakan GIMP, untuk menulis artikel secara offline menggunakan LibreOffice Writer dan untuk posting ke blog menggunakan Browser Chromium.

Macam-macam Pesan error Pada Komputer Serta solusi nya

Selamat Siang sahabat Blogger kali Ini saya akan membagikan artikel Macam-macam Pesan error Pada Komputer Serta solusi nya

Selain mengetahui cara kerja komputer, ada baiknya kita mengenal hal-hal yang berkaitan dengan kesalahan (error) yang ditemukan dalam sistem komputer. Kesalahan ini ditemukan dalam bermacam-macam kasus, baik pemrograman, maupun dalam bidang lainnya dalam proses yang dilakukan dengan menggunakan komputer. Jenis error apa sajakah yang mungkin ditemukan dalam suatu proses eksekusi? Berikut jenis error yang sering ditemukan:

Attempted Write To Readonly Memory (stop code 0X000000BE)
Biasanya masalah ini disebabkan adanya kesalahan pada driver atau service. Apabila nama file dan service disebutkan coba uninstal software tersebut atau driver tersebut (rolling back the driver). Dan cari driver yang sesuai dengan Operating System-nya.

Bad Pool Caller (stop code 0X000000C2)
Penyebab masalah ini mirip dengan masalah “Attempted Write To Readonly Memory,” di atas. Selain itu error ini juga dapat disebabkan oleh hardware yang rusak/cacat. Apabila masalah ini muncul ketika sedang melakukan upgrade Windows, itu dapat disebabkan adanya hardware yang tidak kompatibel dengan Windows. Coba lepas hardware yang bermasalah atau cari driver yang sesuai untuk Windwos-nya.

Data Bus Error (stop code 0X0000002E)
Masalah ini biasanya disebabkan karena ada kerusakan/cacat pada hardware, biasanya adalah memory. Selain cacat pada memory bisa juga karena kerusakan motherboard, harddisk, ganti hardwarenya…

Driver IRQL Not Less Or Equal (stop code 0X000000D1)
Disebabkan drivers mengakses hardware address yang tidak sesuai. Bisa juga disebabkan karena masalah seperti pada “Attempted Write To Readonly Memory,” di atas. Lihat masalah “Attempted Write To Readonly Memory” di atas.

Driver Power State Failure (stop code 0X0000009F)
Disebabkan tidak cocok/kompatibel antara “computer’s power management” dengan driver atau services yang berjalan. Biasa terjadi pada saat komputer melakukan “hibernasi”. Apabila nama file dan service disebutkan coba uninstal software tersebut atau driver tersebut (rolling back the driver). Atau coba men-disable “Windows’ support for power management”.

Driver Unloaded Without Cancelling Pending Operations (stop code 0X000000CE)
Penyebab masalah ini mirip dengan masalah “Attempted Write To Readonly Memory,” di atas. Lihat masalah “Attempted Write To Readonly Memory” di atas.

Driver Used Excessive Ptes (stop code 0X000000D)
Lihat pada masalah “No More System PTEs,” di bawah.

Hardware Interrupt Storm (stop code 0X000000F2)
Masalah timbul ketika suatu hardware (USB atau SCSI controller) gagal untuk “melepas” sebuah IRQ. Kegagalan tersebut biasanya disebabkan karena masalah pada driver. Selain itu masalah ini juga dapat timbul karena adanya dua perangkat menggunakan IRQ yang sama.

Inaccessible Boot Device (stop code 0X0000007B)
Biasanya masalah ini timbul pada saat startup Windows apabila Windows tidak dapat membaca data mengenai system boot partition. Bisa juga disebabkan karena harddisk yang error, file boot.ini yang cacat (corrupted). Bila tidak ada masalah pada disk drive, partisi dan file boot.ini (ketika dua Operating System terinstall) coba cek settingan booting pada BIOS. Apabila masalah ini munculketika sedang melakukan upgrade Windows, itu dapat disebabkan adanya hardware yang tidak kompatibel dengan Windows. Coba lepas hardware yang bermasalah atau cari driver yang sesuai untuk Windwos-nya.

Kernel Data Inpage Error (stop code 0X0000007A)
Masalah timbul pada virtual memory, biasanya karena windows tidak dapat membaca atau menulis data ke swap file. Kemungkinan penyebab antara lain bad sectors, virus, memory yang cacat, atau bahkan kerusakan motherboard.

Kernel Stack Inpage Error (stop code 0X00000077)
Penyebab mirip dengan masalah “Kernel Data Inpage Error,” di atas.

Kmode Exception Not Handled (stop code 0X0000001E)
Biasanya masalah ini disebabkan adanya kesalahan pada driver atau service, konfilk IRQ. Apabila nama file dan service disebutkan coba uninstal software tersebut atau driver tersebut (rolling back the driver). Masalah ini juga dapat disebabkan karena kurangnya space pada disk pada saat melakukan instalasi.

No More System PTEs (stop code 0X0000003F)
Masalah muncul karena Windows kekurangan Page Table Entries (PTEs). PTEs digunakan untuk melakukan mapping RAM. Dimana mapping ini dilakukan oleh Virtual Memory Manager (VMM). Masalah ini juga dapat muncul ketika anda menggunakan beberapa monitor sekaligus.
Apabila error tersebut sering muncul, coba untuk menambah alokasi untuk PTEs pada Windows dengan cara sebagai berikut:


Buka Registry Editor.
Lihat pada: HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Session Manager\Memory ManagementDouble-click pada PagedPoolSize , masukkan value-nya 0 , klik OK.
Kemudian double-click pada SystemPages. Jika menggunakan beberapa monitor sekaligus masukkan valuenya 36000. Selain itu masukkan valuenya 40000 jika RAM sebesar 128MB atau kurang. Jika RAM 128MB atau lebih masukkan valuenya 110000.
Setelah selesai, klik OK, tutup Registry Editor dan restart komputernya. when you’re done. The change will take effect when you restart Windows.
NTFS File System (stop code 0X00000024)
Error disebabkan adanya masalah yang dilaporkan oleh Ntfs.sys (driver yang berfungsi untuk membaca dan menulis NTFS). Jika masih menggunakan file system FAT 32, error message yang timbul akan mirip (stop code 0X00000023). Masalah ini bisa diatasi dengan mengganti hardisk anda.

Page Fault In Nonpaged Area (stop code 0X00000050)
Penyebab masalah ini mirip dengan masalah “Attempted Write To Readonly Memory,” di atas.

Status Image Checksum Mismatch (stop code 0Xc0000221)
Kemungkinan penyebab error ini adalah kerusakan pada swap file, atau driver yang corrupted.

Solusi 1 : Anda dapat menggunakan Driver Rollback atau System Restore dari safe mode, untuk mengembalikan driver sebelumnya. Anda juga dapat menggunakan Windows XP Professional pemulihan fitur seperti Konfigurasi Baik Terakhir yang Diketahui pilihan startup, Cadangan, atau Automated System Recovery untuk mengembalikan konfigurasi bekerja sebelumnya. Setelah mengembalikan dari media backup, anda mungkin perlu mengajukan permohonan kembali service pack atau hotfix, tergantung pada saat backup dilakukan.

Solusi 2 : Jika pesan Stop nama file tertentu, cobalah menggantinya secara manual dengan salinan dari Windows XP Professional sistem operasi CD dengan mode aman atau Recovery Console. Untuk sistem yang menggunakan FAT16 atau sistem file FAT32, Anda memiliki pilihan untuk menggunakan Windows 98 atau Windows Millennium Edition Emergency Boot Disk untuk mengakses hard disk.
Jika file asli dari CD sistem operasi memiliki nama file yang berakhir dengan tanda garis bawah (_) karakter, Anda tidak dapat menggunakan file sampai terkompresi. Konsol Pemulihan’s Salin perintah ini sangat ideal untuk menyalin file terkompresi karena mendeteksi dan memperluas mereka. Jika Anda tidak menentukan nama file tujuan, Anda harus mengubah nama file diperluas dengan ekstensi yang benar sebelum menggunakannya. Dari safe mode atau Recovery Console, Anda dapat menggunakan perintah Expand uncompress dan menyalin file ke lokasi tujuan. Dalam Recovery Console, file yang diperluas diberi nama yang benar setelah disalin ke lokasi tujuan. Untuk informasi lebih lanjut tentang Expand Menyalin atau perintah, lihat Windows XP Help and Support Centre.

Status System Process Terminated (stop code 0Xc000021A)
Disebabkan adanya masalah pada Winlogon.exe atau pada Client Server Runtime Subsystem (CSRSS). Bisa juga disebabkan karena suatu user dengan level administrator merubah permission suatu file-file penting pada sistem Windows.

Unexpected Kernel Mode Trap (stop code 0X0000007F)
Umumnya error ini disebabkan karena memory yang cacat, kerusakan motherboard atau temperatur prossesor yang tinggi (biasanya terjadi karena overclocking).

Unmountable Boot Volume (stop code 0X000000ED)
Disebabkan karena Windows tidak bisa “mount” boot volume. Lihat juga pada bagian “Inaccessible Boot Device,"

jika anda sudah mengetahui jenis error dan cara mengatasinya, anda tidak perlu panik lagi. Semoga dapat membantu anda.

Cara Mudah Merubah File *doc ke File *pdf

kali Ini Saya Akan Membagikan Artikel yang Berjudul Cara Mudah Merubah File *doc ke File *pdf 


Ada beberapa cara untuk merubah format file doc. kita ke dalam bentuk pdf. Caranya ada yang secara online kita merubah file .doc kita ke .pdf, ada juga dengan mengunduh program converter tersebut kemudian di instal ke PC kita, jika ingin secara online merubah format .doc kita ke .pdf silahkan saja coba masuk ke: Go to.. >>








Masukan file yang akan dirubah dengan cara mengklik “Browse”, kemudian sorot file doc yang akan kita rubah formatnya, kemudian klik “convert to pdf”, kemudian kita tunggu prosesnya. Setelah proses berakhir akan muncul pernyataan “Your files are ready for download” kemudian klik nama file anda yang telah di akhiri dengan .pdf maka akan munculah file anda dengan format pdf, dan yang terakhir save-lah file pdf anda.

Cara yang kedua yaitu dengan mengunduh terlebih dahulu program yang dapat merubah file doc ke pdf, salah satu program yang gratisan, TRIAL nya kita bisa unduh di :



Pergi ke
Ukuran file ini kecil sehingga biasanya lebih cepat untuk di unduh, hanya sekitar 1.81 MB, jangan lupa hasil unduhan anda itu formatnya .zip sehingga anda perlu meng “extract” file tersebut menjadi file bentuk . exe , caranya dengan mengklik kanan file .zip tersebut kemudian pilih “Extract Here”, setelah proses extract selesai, kemudian didapatlah, file program, tersebut dalam bentuk .exe (dengan icon yang berbeda dengan sebelumnya).

Kemudian lakukanlah instalasi, dengan mengklik prgoram tersebut, Jika ada pernyataan “Welcome….” anda klik next, kemudian akan muncul pernyataan destiation folder klik next, kemudian klik next lagi, kemudian akan muncul pernyataan “ready to instal” kemudian klik next, tunggulah proses instalasinya, dan terakhir klik finish.

Jika anda membuka program tersebut akan tampaklah deretan format sumber (source) di sebelah kiri, dan sederetan file yang kita inginkan formatnya (destination) disebelah kanan. Pertama browse file .doc yang akan di convert kemudian sorot .pdf di sebelah kanan, kemudian klik save as.

Selamat anda telah merubah file tersebut ke dalam bentuk pdf.

NB: Jika Tidak Mengerti  Boleh Tanya di Komentar ya keluhannya..
Sempatkan Komentar walaupun Sedikit :) salam Blogwalkers..

Kode Rahasia Pada Command Prompt


1. Hak Login User
Membatasi user bernama linuxer46, hanya bisa login pada hari dan jam tertentu
- Buka Command Prompt
- Ketik “net user linuxer46 /time:M,7AM-5PM;T,1PM-3PM;W-F,8:00-17:00″
Cat : format hari ditulis dg singkatan M, T, W, Th, F, Sa, Su
Membatasi user bernama wahyu hanya bisa login hingga tanggal tertentu
- Buka Command Prompt
- Ketik net user wahyu /expires:des,03,2020
Membuat user baru bernama homo, password 1234, hanya bisa login pada hari dan jam tertentu, nama lengkap akun saya
- Buka Command Prompt
- Ketik net user homo 1234 /add /passwordreq:yes /times:monday-friday,8am-5pm /fullname:”akun saya
Melarang user bernama Shincan mengganti passwordnya
- Buka Command Prompt
- Ketik net user shincan /passwordchg:no
Mematikan user bernama Budi
- Buka Command Prompt
- Ketik net user budi /active:no
Menghapus user bernama Unyil
- Buka Command Prompt
- Ketik net user unyil /delete
Mengganti komen pada user bernama Dono
- Buka Command Prompt
- Ketik net user dono /usercomment:”halo, apa kabar?”
Menambah user baru bernama “devilzc0der” yg setara dg Admin
- Buka Command Prompt
- Ketik net localgroup Administrators devilzc0der /add

2. KONVERSI FAT/FAT32 KE NTFS

- Buka Command Prompt
- Ketik convert D: /fs:ntfs
(artinya merubah file system pada drive D:\ menjadi NTFS)
Cat :
- Jika system tidak bisa Lock drive, pilih ‘Yes’ pada peringatan ‘Convert it during next boot’
- Konversi dari FAT/FAT32 ke NTFS ini tidak bersifat merusak, sehingga data tidak akan hilang

3. MENGHILANGKAN DRIVE

- Buka Command Prompt
- Ketik mountvol /d
(misal mountvol F: /d maka Drive F akan menghilang!)
- Untuk mengembalikan ketik mountvol untuk menampilkan Volume ID dari semua partisi, termasuk Drive yang hilang
- Ketik mountvol //?/Volume{VolumeID}\
(misal mountvol f: //?/Volume{d604c947-9894-11db-be34-806d6172696f}\
atau
- Masuk Command Prompt
- Ketik diskpart
- Setelah masuk DISKPART> ketik list volume
Volume ### Ltr Label Fs Type Size Status Info
———- — ———– —– ———- ——- ——— ——–
Volume 0 E DVD-ROM 0 B
Volume 1 C SYS NTFS Partition 199 GB Healthy System
Volume 2 D DAT NTFS Partition 817 GB Healthy
Volume 3 G Removeable 0 B
- Pilih Volume yang akan di hilangkan, contoh :
DISKPART> select volume 2
- Hilangkan volume terpilih, contoh :
DISKPART> remove letter D
- Untuk menampilkan kembali, contoh :
DISKPART> assign letter d
- Untuk keluar ketik pd DISKPART> exit

4. DETEKSI PERUBAHAN REGISTRY

- Buka Command Prompt
- Ketik regedit
- Import Registry Key dengan nama Awal.reg
- Setelah terjadi banyak perubahan di PC
- Import Registry Key sekarang dengan nama Sekarang.reg
- Tutup Regedit
- Kembali ke Command Prompt
- Ketik fc awal.reg sekarang.reg > bedanya.txt
- buka file Bedanya.txt yg berisi perubahan Registry dengan notepad

5. SIMPAN STRUKTUR FOLDER & FILE

- Buka Command Prompt
- Ketik dir C: /s > struktur.txt
- Daftar seluruh File & Folder di C: akan disimpan di file teks STRUKTUR.TXT

6. EDIT BOOT LOADER XP

- Buka Command Prompt
- Ketik cd\ untuk berada di root directory system
- Ketik attrib boot.ini -r -s -h
- Ketik edit boot.ini
Contoh isi file boot.ini pada dual OS Windows XP Mandarin & XP English :
[boot loader]
timeout=30
default=multi(0)disk(0)rdisk(0)partition(1)\WINDOW S
[operating systems]
multi(0)disk(0)rdisk(0)partition(1)\WINDOWS=”Micro soft Windows XP Professional” /noexecute=optin /fastdetect
multi(0)disk(0)rdisk(0)partition(2)\WINDOWS=”Micro soft Windows XP Professional” /noexecute=optin /fastdetect
Keterangan :
- TimeOut : Waktu tunggu sebelum pemilihan OS dilakukan, dalam satuan detik
- Default : Partisi OS yang akan dipilih sebagai default, sehingga akan dieksekusi saat tidak dilakukan pilihan
- MultiDisk : Urutan pilihan yang tampil saat boot, ubah urutan partisi dan kata didalam ” ” (tanda petik) sesuai selera

7. RECOVERY CONSOLE

Dengan CD Installer
- Masuk BIOS, atur agar first boot pada CD/DVD
- Selanjutnya serupa dengan proses Install Windows
- Sampai bagian Welcome to Setup, tekan R untuk masuk ke dalam Recovery Console.
- Setelah masuk, pilih Windows mana yang akan dimasuki melalui Recovery Console (jika ada beberapa Windows ter-install) dengan memilih angkanya.
- Masukkan password Administrator
- Jika password benar, akan muncul prompt C:\Windows>, Recovery Console siap menerima input
Command di Recovery Console
- Attrib : Perintah untuk mengubah atribut sebuah file atau direktori. Contoh : ?attrib -h c:\config.sys? artinya, file config.sys yang berlokasi di direktori root C telah dihilangkan atribut Hidden-nya.
- Batch : Perintah untuk menjalankan sekumpulan perintah Recovery Console yang ada di sebuah file teks. Contoh : ?batch runme.txt postrun.txt? artinya, perintah batch akan menjalankan perintah yang sudah ditulis didalam file input runme.txt, sedangkan file postrun.txt sendiri akan dibuat secara otomatis sebagai output file.
- Bootcfg : Dipakai untuk membuat atau memodifikasi file boot.ini. Contoh : ?bootcfg /scan? artinya semua harddisk yang aktif akan diperiksa apakah ada Windows-nya.
- Chdir : Perintah untuk menampilkan huruf drive dan folder yang sedang dimasuki, juga untuk mengubah drive datau direktori yang ingin dipakai. Contoh : ?chdir system32? artinya, lokasi akan berpindah langsung ke direktori System32.
- Chkdsk : Perintah untuk mengidentifikasi dan memperbaiki error pada harddisk. Contoh : ?chkdsk c: /p? artinya, drive C akan diperiksa apakah ada error-nya, sekaligus diperbaiki.
- Cls : Perintah untuk membersihkan layar dari teks.
- Copy : Perintah untuk menyalin file dari satu lokasi ke lokasi lain. Contoh : ?copy d:\i386\atapi.sy_ c:\atapi.sys? artinya, file atapi.sy_ didalam folder D:\i386 akan disalin ke C:\ dengan nama atapi.sys.
- Delete : Perintah untuk menghapus sebuah file. Contoh : ?delete c:\atapi.sys? artinya, file atapi.sys pada root drive C akan dihapus.
- Dir : Perintah untuk menampilkan daftar file atau folder pada folder aktif, juga informasi penting lain seperti nomor seri harddisk, jumlah file, ukuran serta kapasitas harrdisk. Contoh : ?dir c:\*.* /p ? artinya, semua yang ada di root C termasuk subfolder akan ditampilkan per halaman.
- Disable : Perintah untuk men-disable sebuah service atau driver. Contoh : ?disable imapi? artinya, service bernama IMAPI CD-Burning COM Service akan di-disable. Untuk menampilkan daftar service digunakan perintah Listsvc.
- Diskpart : Perintah untuk membuat atau menghapus partisi pada harddisk. Contoh : ?diskpart /add \Device\HardDisk0 1000? artinya, pada harddisk primary akan dibuat sebuah partisi baru dengan ukuran 1000MB. Cukup ketik diskpart untuk masuk pada interaktif mode.
- Enable : Perintah untuk mengaktifkan service atau driver. Contoh : ?enable imapi SERVICE_AUTO_START? artinya, service imapi diaktifkan dengan jenis startup SERVICE_AUTO_START.
- Exit : Perintah untuk mengakhiri Recovery Console.
- Expand : Perintah untuk mengekstrak file dari sebuah file terkompresi pada file CAB atau ZIP. Contoh : ?expand d:\cmpnents\netfx\i386\netfx.cab /f:alink.dll c:\? artinya, file bernama alink.dll dalam file terkompresi netfx.cab yang ada di D:\cmpnents\netfx\i386 diekstrak ke C:\.
- Fixboot : Perintah untuk menuliskan boot sector pada partisi yang ditentukan, terutama pada saat boot sector mengalami korup. Contoh : ?fixboot c:? artinya, menulis ulang boot sector pada drive C.
- Fixmbr : Perintah untuk menuliskan om Boot Record (MBR) baru ke harddisk, terutama saat virus merusak MBR sehingga Windows tidak bisa di boot. Contoh : ?fixmbr \Device\Harddisk0? artinya, MBR akan ditulis ulang pada harddisk primary.
- Format : Perintah untuk memformat drive yang diingink Contoh : ?help fixmbr? artinya, menampilkan semua informasi tentang perintah Fixmbr.
- Listsvc : Perintah untuk menampilkan daftar service dan driver dari Windows yang sedang aktif.
- Logon : Perintah untuk mendapat akses ke instan. Contoh : ?format c: /q /fs:NTFS? artinya, drive C akan diformat menggunakan file system NTFS dengan metode quick format.
- Help : Perintah untuk menampilkan informasi yg lebih detil tentang semua perintah di Recovery Console.alasi Windows yang ditentukan jika terdapat lebih dari satu Windows, saat ingin berpindah dari Windows satu ke lainnya tanpa melalui proses booting.
- Map : Perintah untuk menampilkan partisi, huruf drive, dan file system yang dipakai oleh Windows aktif.
- Mkdir : Perintah untuk membuat folder baru.
- More : Perintah untuk menampilkan isi dari file yang bisa dibuka dengan Notepad seperti TXT, INI, LOG, OLD, REG, BAT, dll. Contoh : ?more c:\windows\system.ini? artinya, file bernama system.ini pada direktori C:\Windows akan dilihat isinya.
- Rename : Perintah untuk mengubah nama sebuah file. Contoh : ?rename c:\windows\funny.log cute.log? artinya, file bernama funny.log pada direktori C:\Windows diubah menjadi cute.log.
- Rmdir : Perintah untuk menghapus sebuah folder.
- Set : Perintah untuk mengaktifkan atau me-nonaktifkan empat opsi di Recovery Console yaitu Allowwildcards, Allowallpaths, Allowremovablemedia dan Nocopyprompt.
- Systemroot : Perintah untuk mengembalikan ke folder systemroot dalam hal ini C:\Windows.
- Type : Perintah yang sama fungsinya dengan perintah More. Contoh : ?type c:\boot.ini? artinya, menampilkan isi file boot.ini yang ada di direktori C.
Memperbaiki / Mengganti File Boot.ini
- Masuk ke Recovery Console
- Ketik bootcfg /rebuild pada prompt
- Ketik ?Y? pada pertanyaan Add installation to boot list? (Yes/No/All)?
- Ketik versi Windows (co: Windows XP Professional) yang digunakan pada pertanyaan Enter Load Identifier:
- Ketik /fastdetect pada pertanyaan Enter OS Load options:
- Eject CD dan restart PC.
Merestore NTLDR dan Ntdetect[dot]com
- Masuk ke Recovery Console
- Ketik copy d:\i386\ntldr c:\ pada prompt
- Ketik ?Y? pada pertanyaan Overwrite
- Ketik copy d:\i386\ntdetect.com c:\ pada prompt
- Eject CD dan restart PC.
panjang banget

8. AKSES CD-ROM SAAT SAFEMODE

- Saat booting tekan F8
- Pilih Command Prompt only
- Ketik win /d:m

9. BUAT/EDIT AUTORUN.INF
- Masuk Command Prompt
- Ketik edit autorun.inf
- buat/edit file dengan struktur :
Header, selalu dimulai dengan tulisan ini
[autorun]
Icon, ikon device yang tampil di Explorer, contoh :
icon=doraemon.ico
icon=\my icon\doraemon.ico
icon=doraemon.exe
icon=system.dll, 2
Label, nama device yang tampilkan di Explorer, contoh :
label=Doraemon
Autoplay, aplikasi yang akan dieksekusi, contoh :
open=corel.exe
open=\program\corel.exe
Context Menu, menu yang ditampilkan saat klik kanan, contoh :
shell\aplikasi1\command=programku1.exe
shell\aplikasi2\command=aplikasi\programku2.exe
View File, membuka file saat device diakses, contoh :
shellexecute=http://www.google.co.id
shellexecute=\dokumen\readme.txt

10. MEMPERBAIKI BOOT.INI
- Masukkan CD Installer XP
- Booting dgn CD Installer XP
- Pada menu Microsoft Setup tekan R untuk masuk Recovery Console
- Pilih OS
- Masukkan password Admin
- Setelah masuk Command Prompt ketik bootcfg /rebuild
- Ketik Y untuk “Add installation to boot list? (Yes/No/All)”
- Ketik “Windows XP Profesional” atau “Windows XP Home Edition” untuk “Enter Load Identifier”
- Ketik /fastdetect untuk “Enter OS Load options”
- Keluarkan CD Installer XP
- Ketik exit, lalu restart komputer

11. MEMPERBAIKI om BOOT RECORD
MBR PADA WINDOWS XP

- Masukkan CD Installer XP
- Booting dgn CD Installer XP
- Pada menu Microsoft Setup tekan R untuk masuk Recovery Console
- Pilih OS yg akan di perbaiki
- Masukkan password Admin
- Setelah masuk Command Prompt ketik fixmbr
- Keluarkan CD Installer XP
- Ketik exit, lalu restart komputer
Cat: tidak boleh digunakan pada dual booting XP & Se7en
MBR PADA VISTA/SE7EN
- Masukkan CD Installer Vista/Se7en
- Booting dgn CD Installer Vista/Se7en
- Pilih Language, Time, Currency, dll lalu klik Next
- Klik Repair Your Computer
- Pilih OS yg akan di perbaiki
- Pilih Command Prompt
- Ketik bootrec.exe (boot configuration data), atau
bootrec.exe /fixmbr (hanya om boot record)
bootrec.exe /fixboot (boot sector)
bootrec.exe /rebuildbcd (keseluruhan data)

12. BUAT FILE UKURAN TERTENTU

- Buka program Calculator, pilih Scientific mode
- Ketik ukuran file yang dikehendaki, misal 1000000 (satu juta byte)
- Konversikan ke Hex, misal hasilnya F4240
- Tambahkan angka nol disebelah kiri hingga tercapai delapan digit, misal 000F4240
- Buka Command Prompt
- Ketik DEBUG FILEKU.DAT
- Abaikan pesan ‘File not found’
- Ketik RCX, lalu tekan Enter
- Ketik empat digit terakhir, misal 4240, lalu tekan Enter
- Ketik RBX, lalu tekan Enter
- Ketik empat digit pertama, misal 000F, lalu tekan Enter
- Ketik W (untuk Write)
- Ketik Q (untuk Quit)
- Selamat! File dengan nama FILEKU.DAT dg size 1MB tercipta!

13. ASOSIASI FILE DR COMMAND PROMPT

Melihat Semua Asosiasi File
- Masuk Command Prompt
- Ketik assoc
Melihat Asosiasi File Tertentu
- Masuk Command Prompt
- Ketik assoc [ekstensi file], contoh :
C:\>assoc .txt
.txt=txtfile
Menyimpan Semua Asosiasi File
- Masuk Command Prompt
- Ketik assoc > DAFTAR.TXT
Merubah Asosiasi File
- Masuk Command Prompt
- Ketik assoc [ekstensi file]=[tipe file], contoh :
C:\>assoc .txt=txtfile
C:\>assoc .rar=WinRAR
C:\>assoc .html=Htmlfile
Menghapus Asosiasi File
- Masuk Command Prompt
- Ketik assoc [ekstensi file]= , contoh :
C:\>assoc .xls=
Me-repair Asosiasi File .REG & .EXE, contoh :
- Masuk Command Prompt
- Ketik :
C:\>assoc .exe=exefile
C:\>assoc .reg=regfile

14. COPAS DI COMMAND PROMPT

- Masuk Command Prompt
- Klik Kanan
- Pilih Mark
- Blok Teks/Baris yang akan di Copy
- Tekan Enter
- Buka Notepad
- Tekan Ctrl+V (Paste)

15. DELAY DI COMMAND PROMPT

- Masuk Command Prompt
- Ketik ping -n 5 127.0.0.1 > NUL 2>&1 untuk delay 5 detik, contoh :
C:\>ping -n 5 127.0.0.1 > NUL 2>&1 && dir C:\*.*
(tunggu 5 detik, lalu lihat isi Directory C:\)

16. USB PRINTING DR COMMAND PROMPT
- Masuk Command Prompt
- Contoh, ketik C:\>start /min notepad /p D:\Coba.txt
(print file text lsg ke USB Printer dg bantuan Notepad yg di Minimized)

17. CEK MALWARE

Mengetahui program apa yg membuat koneksi dg dunia luar
- Masuk Command Prompt
- Ketik netstat -b
- Hasilnya :
Active Connections
Proto Local Address Foreign Address State PID
TCP user-23d008f:5507 cds46.sin.llnw.net:http ESTABLISHED 3014
[Foxit Phantom.exe]
TCP user-23d008f:5513 zak.avira.com:http ESTABLISHED 2056
[update.exe]
Memonitor secara terus menerus (tiap 5 detik)
- Masuk Command Prompt
- Ketik netstat -b 5 >> C:\MALWARE.TXT
- Tekan Ctrl+C untuk berhenti

18. HAPUS/BUAT PARTISI

- Masuk Command Prompt
- Ketik diskpart
- Setelah masuk DISKPART>
- Ketik list disk
- Pilih HDD yg akan di hapus partisinya, contoh :
DISKPART> select disk 3
- Hapus semua partisi di HDD terpilih, contoh :
DISKPART> clean
- Buat Partisi Utama sebesar 10GB, contoh :
DISKPART> create partition primary size = 10000
DISKPART> create partition extended
- Sisa HDD dibuat Partisi Logical, contoh :
DISKPART> create partition logical
- Refresh dengan :
DISKPART> rescan
- Lihat hasilnya :
DISKPART> list partition
Cat : berbahaya, resiko di tanggung masing-masing!

19. SIMPAN INFORMASI SYSTEM

- Masuk Command Prompt
- Ketik systeminfo > C:\Info.txt
- Ketik edit C:\Info.txt , atau
- Buka file Info.txt dengan Notepad

20. KONEKSI TCP/IP

Melihat semua koneksi
- Masuk Command Prompt
- Ketik [b]C:\>netstat -an[/ ESTABLISHED
TCP 10.201.141.150:2489 204.14.90.25:B]
- Hasilnya :
Active Connections
Proto Local Address Foreign Address State
TCP 0.0.0.0:125 0.0.0.0:0 LISTENING
TCP 10.201.141.150:2476 74.125.235.3:6060 TIME_WAIT
UDP 192.118.97.1:1900 *:*

21. EKSEKUSI MULTI COMMAND

- Masuk Command Prompt
- Pisahkan tiap perintah dengan tanda && contoh :
C:\>copy D:\Coba.txt C:\ && ren D:\Coba.txt Berubah.txt
D:\>ren D:\a*.jpg D:\a*.bmp && del D:\b*.jpg && move D:\c*.jpg E:\Gambar

23. TRANSPARENT COMMAND PROMPT
Membuat Command Prompt jd transparan di Vista / Se7en
- Download http://www.deviantart[dot]com/download/1…_by_komalo.exe
- Extract file RAR, lalu run Glass CMD.exe
- Buka Command Prompt
xp gak bisa bro

24. LOGOFF, RESTART, SHUTDOWN

Logoff Komputer setelah 1 menit
- Masuk Command Prompt
- Ketik shutdown -l t 60
Restart Komputer setelah 1 jam
- Masuk Command Prompt
- Ketik shutdown -r t 360
Shutdown Komputer setelah 10 detik dg pesan
- Masuk Command Prompt
- Ketik shutdown -s t 10 -c “10 Detik Lagi Mati!”
Batalkan perintah
- Masuk Command Prompt
- Ketik shutdown -a

25. LOGOFF, RESTART, SHUTDOWN (REMOTE)

Logoff, Restart dan Shutdown secara remote pada lingkungan jaringan
- Masuk Command Prompt
- Ketik shutdown -i
- Muncul Remote Shutdown Dialog
- Klik ADD
- Masukkan IP Komputer yg dituju
- Pilih Logoff, Restart atau Shutdown pada list
- Hilangkan tanda centang pd Warn users of the action
- Klik OK

26. SEPUTAR TIME ZONE
Melihat daftar Display Name & Time Zone ID
- Masuk Command Prompt
- Ketik tzutil /l
Melihat Time Zone yang sedang aktif
- Masuk Command Prompt
- Ketik tzutil /g
Mengganti Time Zone
- Masuk Command Prompt
- Ketik tzutil /s “TimeZoneID”, contoh :
Untuk (UTC+07:00) Bangkok, Hanoi, Jakarta, ketik
tzutil /s “SE Asia Standard Time”
Untuk (UTC+08:00) Kuala Lumpur, Singapore, ketik
tzutil /s “Singapore Standard Time”

27. WARNA DI COMMAND PROMPT
Daftar warna :
0 = Black
1 = Blue
2 = Green
3 = Aqua
4 = Red
5 = Purple
6 = Yellow
7 = White
8 = Gray
9 = Light Blue
A = Light Green
B = Light Aqua
C = Light Red
D = Light Purple
E = Light Yellow
F = Bright White
- Masuk Command Prompt
- Ketik color [warnalatar][warnateks], contoh :
color 46
(warna latar belakang merah, warna teks kuning)
- Untuk kembali ke warna asli, cukup ketik color

28. AKSES CEPAT
- Masuk Command Prompt
Untuk mengakses secara langsung…
- ADD/REMOVE PROGRAMS, ketik appwiz.cpl
- CHARACTER MAP, ketik charmap
- COMPUTER MANAGEMENT, ketik compmgmt
- DATE TIME PROPERTIES, ketik timedate.cpl
- DEVICE MANAGER, ketik hdwwiz.cpl atau devmgmt
- DEVICE & PRINTER, ketik control printers
- DIRECTX DIAGNOSTIC, ketik dxdiag
- DISK CLEANUP, ketik cleanmgr
- DISPLAY PROPERTIES, ketik desk.cpl
- EASE OF ACCESS CENTER, ketik utilman
- EVENT VIEWER, ketik eventvwr
- FOLDER OPTIONS, ketik control folders
- FONTS, ketik control fonts
- GAME CONTROLLERS, ketik joy.cpl
- INTERNET PROPERTIES, ketik inetcpl.cpl
- KEYBOARD PROPERTIES, ketik control keyboard
- LOCAL GROUP POLICY EDITOR, ketik gpedit
- LOCAL SECURITY POLICY, secpol
- LOCAL USERS & GROUPS, ketik lusrmgr
- MOUSE PROPERTIES, ketik main.cpl atau control mouse
- NETWORK CONNECTIONS, ketik ncpa.cpl atau control netconnections
- PERFORMANCE MONITOR, ketik perfmon
- POWER OPTIONS, ketik powercfg.cpl
- PRIVATE CHARACTER EDITOR, ketik eudcedit
- REGIONAL SETTINGS, ketik intl.cpl
- REGISTRY EDITOR, ketik regedit
- REMOTE DESKTOP CONNECTION, ketik mstsc
- SECURITY CENTER, ketik wscui.cpl
- SHARED FOLDERS, ketik fsmgmt
- SOUND PROPERTIES, ketik mmsys.cpl
- SYSTEM CONFIGURATION, ketik msconfig
- SYSTEM PROPERTIES, ketik sysdm.cpl
- TASK SCHEDULER, ketik control schedtasks
- WINDOWS COLOR & APPEARANCE, ketik control color
- WINDOWS FIREWALL, ketik firewall.cpl
- WINDOWS MAGNIFY, ketik magnify
- WINDOWS SERVICES, ketik dcomcnfg
- WINDOWS TASK MANAGER, ketik taskmgr

29. OTOMATISASI TUGAS
Defrag Drive C: setiap hari, pada jam 11 malam
- Masuk Command Prompt
- Ketik schtasks /create /tn “Rapikan C” /tr “defrag c: /f” /sc daily /st 23:00:00 /ru “System”
Menjalankan Program Belanja setiap awal bulan
- Masuk Command Prompt
- Ketik schtasks /create /tn “Belanja Yuk” /tr C:\Aplikasi\Belanja.exe /sc monthly
Menjalankan Program Gaji setiap akhir bulan
- Masuk Command Prompt
- Ketik schtasks /create /tn “Hitung Gaji” /tr C:\Aplikasi\Gaji.exe /sc monthly /mo lastday /m *
Logoff saat komputer idle lebih dari 5 menit
- Masuk Command Prompt
- Ketik schtasks /create /tn “Jaga Privasi” /tr shutdown -l /sc onidle /i 5
Melihat daftar tugas yg sudah dibuat
- Masuk Command Prompt
- Ketik schtasks
scheduler ini bro

30. INFORMASI DRIVER
Melihat driver yg ter-install
- Masuk Command Prompt
- Ketik driverquery
Module Name Display Name Driver Type Link Date
============ ====================== ============= ======================
V0260VID Live! Cam Vista IM Kernel 04/11/2006 21:45:46
vmusb VMware USB Client Driv Kernel 01/09/2009 18:51:50
WF23880 WinFast TV2000/DV2000 Kernel 18/10/2004 10:25:03
ztemtusbser ZTEMT Legacy Serial Co Kernel 06/02/2009 16:04:18
Melihat driver ter-install lbh detil
- Masuk Command Prompt
- Ketik driverquery /v
V0260VID Live! Cam Vista IM Live! Cam Vista IM Kernel Manual
Running OK TRUE FALSE 0,00 129.408,00 0,00
04/11/2006 21:45:46 C:\WINDOWS\system32\DRIVERS\V0260Vid.sys 1.536,00
vmusb VMware USB Client Driv VMware USB Client Driv Kernel Manual
Stopped OK FALSE FALSE 0,00 17.920,00 0,00
01/09/2009 18:51:50 C:\WINDOWS\system32\Drivers\vmusb.sys 2.176,00
WF23880 WinFast TV2000/DV2000 WinFast TV2000/DV2000 Kernel Auto
Running OK TRUE FALSE 0,00 83.520,00 0,00
18/10/2004 10:25:03 C:\WINDOWS\system32\drivers\wf88vcap.sys 1.568,00
ztemtusbser ZTEMT Legacy Serial Co ZTEMT Legacy Serial Co Kernel Manual
Running OK TRUE FALSE 0,00 91.776,00 0,00
06/02/2009 16:04:18 C:\WINDOWS\system32\DRIVERS\CT_ZTEMT_U_USBSER.sy 2.560,00
Melihat Signed Driver
- Masuk Command Prompt
- Ketik driverquery /si
DeviceName InfName IsSigned Manufacturer


Realtek High Definition Audio oem5.inf TRUE Realtek
Live! Cam Vista IM oem13.inf TRUE Creative Technology
ZTE USB Modem FFF1 oem11.inf TRUE ZTEMT Corporation
WinFast DV2000 WDM TVTuner.(PA oem9.inf TRUE Leadtek Research Inc
VMware Virtual Ethernet Adapte oem16.inf TRUE VMware, Inc.

Kumpulan Serial Number Windows Lengkap

Kumpulan SN Serial Number Windows Xp Sp2, Sp3 dan Vista Original
windows xp sp3
Nah kali ini Saya akan saya share setelah keliling mencari data sn diinternet dan hasilnya ada beberapa sn windows xp untuk windows service pack 2 window sp3 maupun Vista original, anda boleh coba dan pilih beberapa Serial Number Windows Xp Sp2, Sp3 dan Vista Original dibawah ini :

berikut Serial Number Windows Xp Sp2 Sp3 dan Vista Original
Serial Number untuk Windows XP:

SN XP yang bisa digunakan untuk semua jenis XP,Professional maupun yang lain
1. V2C47 – MK7JD – 3R89F – D2KXW – VPK3J
2. H689T – BFM2F – R6GF8 – 9WPYM – B6378
3. WCBG6 – 48773 – B4BYX – 73KJP – KM3K3
Nah dengan tiga key diatas windows xp anda bisa seperti Original, yang biasa saya gunakan serial yang pertama.Untuk serial XP selain diatas silahkan coba serial berikut ini :



serial number windows xp:
BKQW7 – 3JYTB – D26TX – DHPDM – 3MTKG
XP PRO SP 2 : QW4HD – DQCRG – HM64M – 6GJRK-8K83T
XP 64-Bit : M4676 – 2VW7F – 6BCVH – 9QPBF – QBRBM

Dan Kalau anda menggunakan OS lain selain XP,misal vista,gak ada salahnya mencoba serial ini jika anda belum ada serialnya.
368Y7 – 49YMQ – VRCTY – 3V3RH – WRMG7
72PFD – BCBK8 – R7X4H – 6F2XJ – VVMP9

Windows Vista Business : J9QVT-JJMB9-RVJ38-M8KT6-DMT9M
Windows Vista Home Basic : KJTCW-YQGRK-XPQMR-YTQG8-DKVG6
Windows Vista Home Basic N : YQWWH-2YD6Y-V3K2X-H4H8V-WJ8WT
Windows Vista Home Premium : PYYBC-K9XT9-V92KD-6CT89-4VB82

Windows Vista Ultimate :
PVVFY-2F78Q-8T7M8-HDQB2-BR3YT
6F2D7-2PCG6-YQQTB-FWK9V-932CC
R8G6T-YBCXF-R29PG-9VFY3-FR9JB
YFKBB-PQJJV-G996G-VWGXY-2V3X8
368Y7-49YMQ-VRCTY-3V3RH-WRMG7
2QBP3-289MF-9364X-37XGX-24W6P

Windows Vista Ultimate Rtm Build 6.0.6000.16384 :
- GLAD2-SEEUH-AVEAS-ENSEO-FHUMR
- YFKBB-PQJJV-G996G-VWGXY-2V3X8

Windows Vista Enterprise : CYD8T-QHBMC-6RCMK-4GHRD-CRRB7
XP Black edition : W9VCJ-74DXW-JDDBV-PW777-WXD2T
Windows 7 (Seven) 32-Bit : 4HJRK-X6Q28-HWRFY-WDYHJ-K8HDH
Windows 7 64-Bit : JYDV8-H8VXG-74RPT-6BJPB-X42V4

Serial Number Original :
V2C47-MK7JD-3R89F-D2KXW-VPK3J (SERIAL GENUINE UNTUK XP SP1 & XP SP2)
WRY2X-KXT8M-243WY-KQKC7-73D36 (SERIAL ORIGINAL UNTUK XP SP3
)

Windows 7 Ultimate:
22TKD-F8XX6-YG69F-9M66D-PMJBM
9JBBV-7Q7P7-CTDB7-KYBKG-X8HHC
P72QK-2Y3B8-YDHDV-29DQB-QKWWM
BCGX7-P3XWP-PPPCV-Q2H7C-FCGFR
C43GM-DWWV8-V6MGY-G834Y-Y8QH3
MM7DF-G8XWM-J2VRG-4M3C4-GR27X
C43GM-DWWV8-V6MGY-G834Y-Y8QH3
GPRG6-H3WBB-WJK6G-XX2C7-QGWQ9
Q3VMJ-TMJ3M-99RF9-CVPJ3-Q7VF3
RGQ3V-MCMTC-6HP8R-98CDK-VP3FM
MVYTY-QP8R7-6G6WG-87MGT-CRH2P
MT39G-9HYXX-J3V3Q-RPXJB-RQ6D7
6JQ32-Y9CGY-3Y986-HDQKT-BPFPG
6F4BB-YCB3T-WK763-3P6YJ-BVH24
KBHBX-GP9P3-KH4H4-HKJP4-9VYKQ
KGMPT-GQ6XF-DM3VM-HW6PR-DX9G8

Sekian Dulu Jika Masih Kurang tolong komentar..

Cara Install ulang Windows XP Lengkap Dengan Gambar


Cara install ulang windows XP beserta gambar - Bagi Anda yang sering menggunakan komputer, pasti sudah mengenal yang namanya Windows XP. Windows XP adalah merupakan salah satu sistim operasi komputer yang masih sering dipakai hingga saat ini. Saat ini terdapat beberapa versi dari Windows XP itu sendiri, diantaranya adalah : windows xp professional editionwindows xp home edition, dan masih terbagi lagi kategori Windows XP lainnya. Selain mudah dalam penggunaannya, Windows XP juga lebih ringan cara kinerjanya dibandingkan dengan sistim operasi windows lainnya. Namun terkadang komputer kita terkena virus yang susah untuk dihilangkan dan terpaksa harus meng install ulang Windows XP pada komputer maupun laptop kita.

Di sini saya akan memberikan panduan tutorial cara install ulang windows xp beserta gambar.
Berikut langkah - langkah mudah yang dilengkapi dengan gambar yang harus Anda untuk meng install Windows XP :
1. Pertama, Anda harus sudah mempunyai master windows yang ingin Anda install. Master windows biasanya diperoleh saat Anda membeli laptop maupun pc desktop satu paket dengan sistim operasi windows.
2. Langkah kedua adalah menyiapkan driver dari motherboard yang Anda gunakan.
3. Masuklah ke sistim BIOS komputer Anda untuk mengatur agar prioritas utama boot adalah CD-Room. Hal ini bertujuan agar pada saat komputer maupun laptop Anda direstart langsung mendeteksi CD master windows XP. cara pengaturannya adalah : pilih CD-Room drive pada pilihan First boot priority, dan yang Second boot priority isikan dengan HDD (Hardisk). Setelah itu save dan restart komputer Anda.
4.Setelah komputer direstart tunggu beberapa saat hingga muncul tulisan "Press any key to boot from CD..." Tekanlan sembarang tombol agar komputer memproses cd instalasi windows xp nya.
Proses Boot CD Master
5. Setelah itu akan muncul tampilan windows setup seperti pada gambar di bawah ini.
Halaman Windows Setup
 6. Tunggulah beberapa saat dan jangan tekan tombol apapun hingga muncul tampilan seperti pada gambar dibawah. Kemudian ada pilihan untuk melanjutkan install Windows XP dan pilihan untuk memperbaiki Windows XP. Tekan Enter untuk meng install ulang Windows XP.
Pilihan Install atau Repair Windows XP
7. Setelah Anda menekan Enter, kemudian akan muncul halaman seperti gambar di bawah ini. Setelah itu tekan F8 untuk menyetujui proses install ulang.
Halaman Lisensi Agreement
8. Setelah menekan F8 maka Anda akan dibawa ke halaman daftar partisi hardisk. Apabila Anda belum pernah partisi hardisk Anda, maka hanya akan tampil drive C: saja. Namun apabila Anda pernah melakukan  partisi pada hardisk, maka Anda akan mendapati drive selain C:. Tergantung berapa partisi yang telah Anda buat.
Halaman List Partisi Hardisk

9. Untuk install Windows XP, sebaiknya Anda memilih drive C: kemudian tekan Enter. Jika Anda ingin partisi hardisk tekan tombol C, maka akan muncul tampilan seperti pada gambar.
Halaman Partisi Hardisk
10. Ketiklah kapasitas yang ingin Anda buat. Bila kapasitas hardisk 80 GB dan Anda ingin membuat 2 partisi maka tulislah dalam satuan MB bukan GB.

11. Setelah Anda yakin dengan partisi yang Anda buat, tekanlah Enter. Maka akan muncul tampilan seperti dibawah.
Pilihan Format Hardisk
12. Ada pilihan Format the partition using the NTFS file system (Quick) dan Format the partition using the NTFS file system. Pilihlah salah satu kemudian tekan Enter maka akan muncul tampilan seperti dibawah.
Pilihan Lokasi Install Windows XP
13. Setelah itu akan muncul pilihan drive yang akan Anda ingin install Windows XP nya. Pilihlah drive C:. Setelah itu tekan Enter maka komputer akan melakukan format drive C:. Tampilannya akan seperti gambar di bawah ini.
Proses Format Hardisk Drive C:
14. Setelah proses format selesai, komputer akan melakukan transfer data dari CD master ke hardisk komputer, tepatnya pada drive C:. Prosesnya seperti pada gambar dibawah.
Proses Copy dari CD Master ke Hardisk
15. Setelah proses pemindahan data selesai, maka komputer akan merestart dengan sendirinya. Atau bila ingin lebih cepat tekan Enter.
Restart Komputer
16. Tunggulah sampai komputer Anda restart. Jangan menyentuh tombol apapun hingga muncul tampilan logo Windows XP.
Logo Windows XP
17. Kemudian barulah proses install dimulai.
Proses Install Windows XP
18. Anda tinggal menunggu selama proses instalasi berlangsung.
Halaman Seting Bahasa dan Regional
19. Setelah itu Anda tinggal mengikuti instruksi yang diberikan, klik Next.
Halaman Nama dan Organisasi
20. Pada kolom nama dan organisasi, isikan nama Anda atau terserah Anda. Setelah itu akan muncul halaman registrasi.
Halaman Registrasi
21. Masukkan serial number windows xp. Biasanya tertera pada cover Master CD. Setelah berhasil maka akan muncul halaman Admin dan password. Isikan sesuai dengan keinginan. Setelah itu klik next dan akan muncul halaman tanggal dan waktu. Untuk zona waktu pilihlah GMT+7.
Zona Waktu
22. Setelah selesai maka akan muncul halaman seperti dibawah ini.
Proses Install
23. Setelah itu Anda tinggal menunggu kurang lebih 30 - 45 menit tergantung kecepatan prosesor komputer yang Anda pakai. Tunggulah hingga muncul seperti pada gambar.
Halaman Seting Network
24. Pada gambar diatas, hendaknya Anda memilih Typical settings agar lebih mudah. Setelah klik Next maka Anda akan dibawa ke halaman seperti yg terlihat pada gambar.
Pilihan Koneksi Domain
25. Jika Anda ingin menghubungkan komputer Anda dengan domain yang sudah Anda miliki maka isilah nama domain pada kolom yang sudah disediakan. Pilih radio button jika tidak ingin menghubungkan dengan domain. Setelah itu tekan Next.

26. Akan muncul halaman Display Setting. Tinggal klik OK.
Adjust Screen
27. Setelah Anda klik OK, maka windows akan memunculkan tampilan optimal pada komputer Anda, pilih OK.
Seting Resolusi Monitor
28. Kemudian akan tampil logo windows xp yang pasti sudah tidak asing lagi bagi Anda.
Gambar Logo Windows XP
29. Eitsss jangan senang dulu, Anda masih harus mengatur beberapa setingan lagi untuk mengaktifkan windows xp yang baru saja Anda install. Anda tinggal tekan Next hingga muncul ucapan selamat datang (welcome) pada layar monitor.
Halaman Welcome
30. Langkah terakhir, tinggal menginstall driver dari CD Motherboardsoundvga, maupun driver perangkat pendukung windows xp lainnya.
Halaman Desktop Windows XP
Selamat, Anda sudah berhasil install ulang windows XP pada komputer. Jangan heran kalau Windows XP Anda terasa lebih cepat dan ringan daripada sebelumnya, hal ini dikarenakan komputer Anda masih belum terinstall program lainnya. Silahkan install program maupun software yang Anda butuhkan.

Troubleshooting Pada Komputer Serta Cara Mengenalinya


Troubleshooting
Komputer sudah merupakan alat bantu yang tergolong penting saat ini, kita ambil salah satu contoh pada kegiatan perkantoran, tentunya dengan adanya komputer maka pekerjaan dapat diselesaikan dengan lebih cepat. Sebagai pengguna atau pemakai komputer tentunya kita juga pernah mengalami masalah dengan komputer. Hal tersebut dapat diakibatkan adanya ketidaksesuaian dari komponen dasar komputer itu sendiri yang biasanya berkaitan dengan Software (perangkat lunak atau aplikasinya), Hardware (perangkat keras) atau Brainware (si pemakai komputer).Pengertian Troubleshooting Komputer
Dalam dunia komputer, segala sesuatu masalah yang berhubungan dengan komputer disebut Troubleshooting dan timbulnya masalah dalam komputer tentu ada sebabnya. Pada kesempatan ini kita akan sedikit belajar untuk mendeteksi masalah pada komputer Anda terutama yang berhubungan dengan Hardware.
Untuk permasalahan dengan Software sebaiknya Anda lakukan pendeteksian sederhana dahulu seperti pemeriksaan file-file yang berhubungan dengan Software atau spesifikasi permintaan (requirement) dari Software. Apabila permasalahannya cukup rumit, sebaiknya Anda install ulang saja Software tersebut, karena akan terlalu rumit untuk memperbaiki sebuah Software, sedangkan untuk permasalahan dengan Brainware, penulis hanya dapat memberikan saran “istirahat dulu deh, he…”.
Teknik dalam Troubleshooting
Terdapat dua macam teknik dalam mendeteksi permasalahan dalam komputer, yaitu teknik Forward dan teknik Backward. Untuk lebih mengenal kedua teknik tersebut, ada baiknya kita bahas terlebih dahulu definisi dari masing-masing teknik tersebut.



1. Teknik Forward
Sesuai dengan namanya, maka dalam teknik ini segala macam permasalahan dideteksi semenjak awal komputer dirakit dan biasanya teknik ini hanya digunakan oleh orang-orang dealer komputer yang sering melakukan perakitan komputer. Pada teknik ini hanya dilakukan pendeteksian masalah secara sederhana dan dilakukan sebelum komputer dinyalakan (dialiri listrik). Untuk mempermudah silakan simak contoh berikut :
§ Setelah komputer selesai dirakit, maka dilakukan pemeriksaan pada semua Hardware yang telah terpasang, misalnya memeriksa hubungan dari kabel Power Supply ke soket power pada Motherboard.
§ Untuk casing ATX, kita periksa apakah kabel Power Switch sudah terpasang dengan benar.
§ dsb.

2. Teknik Backward
Hampir sama dengan teknik sebelumnya, teknik Backward adalah teknik untuk mendeteksi kesalahan pada komputer setelah komputer dinyalakan (dialiri listrik). Teknik lebih banyak digunakan karena pada umumnya permasalahan dalam komputer baru akan timbul setelah “jam terbang” komputernya sudah banyak dan ini sudah merupakan hal yang wajar. Dapat kita ambil beberapa contoh sebagai berikut :
§ Floppy Disk yang tidak dapat membaca disket dengan baik.
§ Komputer tidak mau menyala saat tombol power pada casing ditekan.
§ dsb.

Tabel Pendeteksian Masalah
Setelah penjelasan sederhana dari kedua teknik tersebut penulis akan membahas lebih dalam lagi ke teknik Backward, karena bagi pengguna komputer rumahan tentunya teknik ini lebih banyak akan digunakan ketimbang teknik Forward. Untuk lebih mempermudah dalam pendeteksian masalah pada komputer Anda, silakan simak tabel berikut :

Komponen Pendeteksian Masalah
1. Power Supply Analisa Pengukuran
2. Motherboard
3. Speaker
4. RAM Analisa Suara
5. VGA Card + Monitor
6. Keyboard Analisa Tampilan
7. Card I/O
8. Disk Drive
9. Disket
Analisa Pengukuran
Pada tahapan ini, pendeteksian masalah dengan cara mengukur tegangan listrik pada komponen nomor 1 sampai 3.
Gunakan alat bantu seperti multitester untuk mengukur tegangan yang diterima atau diberikan komponen tersebut.
Contoh : Mengukur tegangan listrik yang diterima oleh Power Supply, lalu mengukur tegangan yang diberikan oleh Power Supply ke komponen lainnya.
Analisa Suara
Pada tahapan ini pendeteksian masalah menggunakan kode suara (beep) yang dimiliki oleh BIOS dan dapat kita dengar lewat PC Speaker. Pastikan kabel PC Speaker sudah terpasang dengan baik. Kemungkinan letak permasalahan ada di komponen nomor 4 dan 5. Untuk mempermudah pengenalan kode suara tersebut, silakan simak keterangan berikut :
§ Bunyi beep pendek satu kali, artinya sistem telah melakukan proses Boot dengan baik.
§ Bunyi beep pendek 2 kali, artinya ada masalah pada konfigurasi atau seting pada CMOS.
§ Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 1 kali, artinya ada masalah pada Motherboard atau DRAM.
§ Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 2 kali, artinya ada masalah pada monitor atau VGA Card.
§ Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 3 kali, artinya ada masalah pada Keyboard.
§ Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 9 kali, artinya ada masalah pada ROM BIOS.
§ Bunyi beep panjang terus-menerus, artinya ada masalah di DRAM.
§ Bunyi beep pendek terus-menerus, artinya ada masalah penerimaan tegangan (power).
§ Pada beberapa merk Motherboard akan mengeluarkan bunyi beep beberapa kali apabila temperatur processornya terlalu tinggi (panas).


Catatan : kode bunyi beep diatas berlaku pada AWARD BIOS, untuk jenis BIOS yang lain kemungkinan memiliki kode bunyi beep yang berbeda.
Analisa Tampilan

Pada tahapan ini pendeteksian masalah cenderung lebih mudah karena letak permasalahan dapat diketahui berdasarkan pesan error yang ditampilkan di monitor. Kemungkinan letak permasalahan ada di komponen nomor 6 sampai 9.
Contoh : Pada saat komputer dinyalakan tampil pesan Keyboard Error, maka dapat dipastikan letak permasalahan hanya pada Keyboard.

Cara Cepat Mengenali Troubleshooting
§ Apabila terjadi masalah dan sistem masih memberikan tampilan pesan pada monitor atau disertai dengan bunyi beep 1 atau 2 kali, maka kemungkinan letak permasalahan ada di komponen nomor 6 sampai 9, yaitu pada Keyboard, Card I/O, Disk Drive dan Disket.
§ Apabila terjadi masalah dan sistem memberikan kode bunyi beep lebih dari 2 kali, maka kemungkinan letak permasalahan ada di komponen nomor 4 dan 5, yaitu RAM, VGA Card dan Monitor.
§ Sedangkan untuk masalah yang tidak disertai pesan pada monitor atau kode bunyi beep, kemungkinan besar letak permasalahan ada di komponen nomor 1 dan 2, yaitu Power Suplly dan Motherboard.

Dengan kedua macam teknik dalam pendeteksian maslah dalam komputer tersebut, tentunya akan lebih memperkaya pengetahuan kita di bidang komputer, jadi jika suatu saat terdapat masalah pada komputer Anda kita dapat melakukan pemeriksaan terlebih dahulu sebelum membawa ke tempat servis, kalaupun harus membawa ke tempat servis kita sudah mengerti letak permasalahannya.

Dengan pemahaman troubleshooting komputer yang lebih dalam tentunya akan lebih mempermudah kita untuk mengetahui letak permasalahan dalam komputer dan tentunya akan lebih menyenangkan apabila kita dapat memperbaiki sendiri permasalahan tersebut. Semoga pembahasan sederhana tentang troubleshooting ini dapat bermanfaat, selamat mencoba dan terima kasih.

Cara cepat Belajar Mengetik Menggunakan 10 Jari (Software)


 
Selamat malam semua. pada kesempatan kali ini Saya akan berbagi Trik untuk Sobat semua, Trik kali ini sangat cocok sekali untuk menunjang Aktifitas kerja maupun kegiatan Belajar Rekan-rekan sekalian yaitu mengenai cara mengetik dengan cepat yang menggunakan 10 jari, postingan kali ini terinspirasi dari salah satu Teman saya yang Bosan mengetik dengan 11 jari karena Dia sudah capek karena setiap mau mengetik Ia harus mencopot salah satu Sepatunya karena jari kakinya di pinjam buat menggetik Cos jari tangannyakan cuma ada 10 jadi di pijemlah salah satu jari kakinya buat nambah tu jari buat mengetik... Capek dehh.... wkakaa... :)  untuk jelasnya bagaimana cara belajar mengetik 10 jari, silahkan Sobat ikuti Triknya sebagai berikut:

Pertama-tama letakkan kedua tangan Sobat diatas keyboard dan ikuti petunjuknya sebagai berikut:

A. Bagian Tangan Kiri

   -- Jari Kelingking menekan huruf A, Q, Z, Angka 1 dan tombol Shift, Tab, CapsLock
   -- Jari Manis menekan huruf W, S, X dan Angka 2
   -- Jari Tengah menekan huruf Huruf E, D, C dan Angka 3
   -- Jari Telunjuk menekan huruf R, F, T, V, G, B, Y dan Angka 4, 5, 6
   -- Ibu jari atau Jempol untuk menekan tombol Space dan Alt

B. Bagian Tangan Kanan

   -- Jari Telunjuk menekan huruf Y, U, H, J, B, N, M dan Angka 6, 7
   -- Jari Tengah menekan huruf I, K,tanda koma dan Angka 8
   -- Jari Manis menekan huruf L, O tanda titik dan angka 9
   -- Jari Kelingking menekan huruf P, tanda titik koma dan tanda slash
   -- Ibu jari atau Jempol untuk menekan tombol Space dan Alt

Agar kita dapat hafal melalui Jari-jari kita Hendaknya ketiklah huruf-huruf dan Angka diatas secara berulang-ulang atau Sesering mungkin agar terbiasa menggunakan jari-jari tangan sesuai dengan abjad.

Dan sebagai latihan silahkan  dicoba ketik kata-kata dibawah ini secara berulang-ulang:
 
    qweruiop qweruiop qweruiop qweruiop qweruiop qweruiop qweruiop
    zxcvm,./ zxcvm,./ zxcvm,./ zxcvm,./ zxcvm,./ zxcvm,./ zxcvm,./ zxcvm,./
    asdfjkl; asdfjkl; asdfjkl; asdfjkl; asdfjkl; asdfjkl; asdfjkl; asdfjkl; asdfjkl; asdfjkl;

Dan apabila dirasa kita dapat menghafal tiap-tiap huruf melalui Jari jemari kita yang telah dipraktekan sebagaimana diuraikan diatas. Sobat dapat mencoba menuliskan apa saja, misalkan Tulisan di majalah, koran ,buku atau apa saja hingga dapat lebih lagi memperlancar Jari jemari kita dalam menggetik.
jika Mau Belajar sambil Bermain Game Boleh dicoba Software bantu Untuk mempercepat cara belajar mengetik dengan cepat yang menggunakan 10 jari.


  Selamat mencoba Dan Semoga Berhasil...

Komentar kalian

Total Tayangan Laman

Tukar Link Yuk..!!!

SUBHANOSUKE